Minggu, 10 Mei 2015

Cerbung : JANGAN BERHENTI MENCINTAIKU *2

senyuman itu ia lontarkan sesaatsetelah melihat pesan masuk dari handphonenya
“hhhhhh....” nafasnya terdengarbegitu berat
“kayaknya udah lama banget guedisini... ngelupain kenangan gue sama dia... mmmm  emang belum bisa” ujar gadis itu
“bulan besok..... gue haruskembali, dan ngebuang masa lalu gue, gue harus jadi Santi yang dulu, tapi.....dengan tanpa kenangan” gadis itu berdiri di loteng apartemen yang ia tempatidengan memandang luas disekeliling bawah apartemennya. Santi membawa sebuahfoto yang sebenarnya selalu ia bawa kemana-mana, hanya tersisa satu foto untukmembuktikan kelamnya cerita cinta masa lalunya dengan pemuda berkulit putih,berparas tampan     , dengan jangkung yangnormal. begitulah gambaran pemuda pada foto itu. Suara handphone itumembangunkannya dari lamunan
“ya?” ujarnya saat mengangkat telfon itu
“kenapa sih? suaranya gitubanget. ga ikhlas lo nerima telfon dari gue?” tanya seorang pemuda di sebrangtelfon yang merasa kesal akan jawaban singkat dari Santi
“yaellah, berbie banget sih hatilo. iya kenapa Ki?” jawabnya dengan nada yang sangat ramah namun terkesanterpaksa
“apa lo masih inget sama....”
“udah deh lo mau ngomong apa?”potong Santi yang sepertinya tak mau mendengar nama yang akan di sebutkan Kiky.Ya, Kiky memang temannya sejak kecil yang kini menjadi partner bisnisnya. Kikymemang sudah hidup mandiri sejak ia menginjak bangku SMA meskipun keluarganyamampu mencukupi kehidupannya dengan sangat baik.
“hhhhhh~ okelah, bulan depan lomau pulangkan? gue uah pesenin 2 tiket buat kita, ntar gue jemput yah”
“Tapi.....”
‘NEETTT NEETT NEETT” telfon ituterputus
“ni anak, dari dulu ga pernahberubah” Santi mendengus Kesal

#INDONESIA
“yah handphone gue” ujar seoranggadis yang sedang celingak-celinguk mencoba menerawang di balik air danau yang telahmenelan Handphonenya kemarin.
“Nih... huachim” seorang pemudayang menggunakan jaket biru itu menyodorkan sebuah benda yang membuat gadisyang bernama Hesti itu tersenyum dengan lebar
“Handphone gue” Hesti segeramengambil handphonenya dengan sigap tanpa memandang pemuda itu
“Thank’s yah” sambungnya denganmenepuk pundak pemuda yang telah mengembalikan handphonenya dengan tanpamemperhatikannya lagi
“huachim...” pemuda itu  berkali-kali bersin tanpa henti
Pada malam hari Nicky mencobamemasuki  kampusnya “kalo gue ga ngerasabersalah, mana mau gue kayak gini, dasar cewe aneh” ucapnya saat  mulai memasuki dinginnya air danau buatan ditaman kampusnya. Kebetulan malam itu bulan bersinar dengan sempurna, sehinggatak susah juga untuknya mencari penerangan, perlahan ia memasuki air danau itu.Sebuah benda keras yang berbentuk persegi panjang itu berhasil di raihnya setelahmenyelam memasuki dasar danau. Terdengar suara nafas yang tak teratur dengan baik pada Nicky setelah menepi pada danau tersebut yang airnya dirasakanseperti jarum es yang menusuk-nusuk tubuhnya, kurang lebih 1 jam ia mencaribenda tersebut yang rencananya akan ia berikan besok pada gadis yang bernamaHesti itu.
Hesti merasa terkejut setelahmelihat laki-laki yang ada di hadapannya “lo bukannya.... emmmm” sejenak Hestiberfikir “oh cowo yang nabrak gue, terus yang nawarin gue pengobatan di kliniklo, iyakan?” sambungnya dengan yakin. Ekspresi yang di berikan pemuda yangbernama Nicky itu seperti seseorang yang tak habis pikir tentang apa yang dipikirkan oleh gadis itu
“gue kasih tau yah, pertama guega tau apa yang ada di pikiran lo tentang gue, tapi lo harus tau gue ga bukaklinik atau apalah itu. Yang kedua....... gue emang ngambil handphone lo, tapiinget jangan berfikiran macem-macem, itu karna gue ngerasa bersalah karna udahnabrak lo, dan buat lo nangis kemarin, dan yang terakhir, gue mau tanya kenapa kemarinlo nangis?” Nicky menjelaskannya panjang lebar
“gue? nangis? emang iya?” Hestimencoba berfikir dengan keras “perasaan gue jarang nangis deh” sambungnya lagiyang membuat Nicky merasa geram
“yaudah deh mau nangis mau engga,lo inget apa engga, ga ngaruh sama gue... gue nemuin lo karna mau balikin inidoang” ujar Nicky yang pada beberapa kata ia tinggikan, setelah itu pun iaberniat pergi
‘GAPP’ Tangan Hesti memegangtangan Nicky yang sudah berbalik. Nicky melihat ke arah tangannya sebelum iamelihat wajah gadis itu yang memandangnya polos
“makasih yah” ucapan gadis itumembuat Nicky merasa luluh “lo gapapa kan? tangan lo dingin” sambungnya sembarimemegang tangan kanan Nicky itu dengan kedua tangannya “apa lo panas juga?”Hesti mencoba memegang dahinya “ga begitu panas sih” lalu Hesti mencobamendengar detak jantung Nicky. Nicky merasa aneh, kenapa ia tak bergeming saatgadis itu memeriksa tubuhnya
‘DEG DEG DEG DEG DEG DEG’
“hah? detak jantung lo cepetbanget” ujar Hesti dengan ekspresi kaget saat kupingnya bersender pada dadaNicky
“iissshhh” Nicky menyingkirkanHesti dari tubuhnya “apaan sih lo? gue baik-baik aja, anggap aja kita ga pernahkenal, dan jangan ganggu kehidupan gue lagi” ucap Nicky itu yang kini sudahbenar-benar pergi


Bersambung......
Bagaimana kelanjutannya,sebenarnya apa sih kedekatan antara Kiky, Santi, Hesti, dan Nicky?

Comment masih sangat di perlukan;)

by : Hesti Safitri 
#TMCCSKEMA

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.